Bagaimana akhir hidup firaun dan tentaranya jelaskan

Bagaimana akhir hidup firaun dan tentaranya jelaskan - Bani Israil menghawatirkan nabi Musa dan Harun akan dikejar oleh Fir'un ketika diperintahkan oleh Allah SWT untuk membawa kaumnya (bani Israil) pergi meninggalkan Mesir. Terbutkti Fir’aun dan bala tentaranya benar-benar mengejar Musa beserta pengikutnya hingga sampai ke laut merah, dan disitulah raja Fir'un dan tentaranya mengepung Nabi Musa.


Berakhirnya hidup Fir'un dan tentaranya berawal dari wahyu Allah kepada Nabi Musa agar memukulkan tongkat miliknya ke permukaan laut merah. Karena diperintah, Nabi Musa langsung melaksanakan dan seketika air laut terbelah menjadi dua bagian, dimana di tengah-tengah (belahan) air itu menjadi jalan yang bisa dilewati oleh Musa beserta pengikutnya untuk menghindari kejaran Fir'un dan bala tentaranya.

Tragisnya, Fir'un sendiri memimpin pengejaran tesebut. Keinginan yang besar untuk membunuh Musa, dan memaksa bani Israil kembali ke Mesir lagi membuatnya lupa akan bahaya lautan tersebut. Ketika Raja Fir’aun dan tentaranya mengejar dengan melewati jalan tersebut, Allah memerintahkan nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya lagi seperti yang pertama. Dengan kekuasaan Allah, seketika laut yang terbelah kembali kesemula (air laut bersatu kembali) dan Fir'un tenggelam beserta tentaranya secara mengenaskan dilaut merah.

Berikut ayat Alquran Tentang Tenggelamnya Fir'un dan Tentaranya



Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu, kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. [QS. 20:77]

”Maka Fir’aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”. Musa menjawab: ”Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku”. [QS: 26:60-62]

Lalu Kami wahyukan kepada Musa:”Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. [QS. 26:63]

Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang itu. [QS. 26:65-66]

Hingga bila Fir’aun itu hampir tenggelam berkatalah dia: ”Saya percaya bahwa tidak ada Ilah melainkan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. [QS. 10:90]

Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. [QS. 10:92]


Akhir hidup Firaun Nabi Musa diceritakan dalam berbagai sumber, termasuk Al-Qur'an, Hadits, dan Taurat. Berikut beberapa versi kisahnya:

Menurut Al-Qur'an:

  • Firaun dan pasukannya tenggelam di Laut Merah saat mengejar Nabi Musa dan Bani Israil. Allah SWT membelah laut untuk Bani Israil, namun kemudian menutupnya kembali, menenggelamkan Firaun dan pasukannya. (QS. Yunus: 90-92)
  • Firaun sempat memohon pertolongan kepada Allah SWT saat tenggelam, namun Allah SWT menolaknya. (QS. Al-A'raf: 114)

Menurut Hadits:

  • Malaikat Jibril menampar wajah Firaun dengan sayapnya, menyebabkannya mati sebelum tenggelam. (HR. Ibnu Katsir)
  • Malaikat jibril menyumbat mulut Firaun dengan pasir. (HR. Ahmad)
  • Firaun tenggelam dengan perhiasan dan mahkotanya, dan jasadnya terdampar di pantai. Bani Israil melihatnya dan yakin bahwa Firaun telah mati. (HR. Bukhari)

Menurut Taurat:

  • Firaun dan pasukannya tenggelam di Laut Merah, namun tidak ada detail spesifik tentang kematiannya. (Keluaran 14:26-28)

Kesimpulan:

Meskipun terdapat beberapa perbedaan detail dalam berbagai versi cerita, semua sumber sepakat bahwa Firaun dan pasukannya tenggelam di Laut Merah sebagai hukuman atas kezaliman dan kesombongannya. Kematian Firaun menjadi bukti kekuasaan Allah SWT dan menjadi pelajaran bagi umat manusia untuk tidak mengikuti jejaknya.

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana akhir hidup firaun dan tentaranya jelaskan"

Posting Komentar