Makalah Fisika Tentang Alat Optik

Makalah Fisika Tentang Alat Optik - Halo sobat, bagaimana kabar kalian ? Sudah sangat lama saya tidak update artikel. Kali ini saya hanya ingin menyempurnakan artikel ini dulu ya. Saya berharap dengan pembaruan artikel makalah ini dapat menambah kualitas isinya.


Alat optik merupakan salah satu mata pelajaran yang di bahas dalam sekolah. Terutama pada siswa yang berada di jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Di dalam susunan komponennya menggunakan berbagai lensa, serat optik, cermin dan beberapa komponen alat optik lainnya. Dengan mengkombinasikan komponen tersebut, maka diperoleh sebuah alat yang sangat membantu bagi manusia. Misalnya teropong, kaca mata, dan lain-lain.

Nah.. di dalam setiap proses belajar kita kadang diberikan tugas untuk membuat makalah. Pada kesempatan ini saya akan berbagi contoh makalah tentang alat optik tersebut. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat dibawah ini. 

MAKALAH FISIKA ALAT OPTIK


Makalah Fisika Tentang Alat Optik

Disusun Oleh :

Nama :
1. Supri
2. Andi
3. Nur
Kelas  : IPA


YAYASAN SOEMOHARMANTO
TAHUN PELAJARAN 2017/2018

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmad dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah Fisika Tentang Alat Optik dengan lancar.

Dengan terselesaikannya makalah ini, penyulis menyampaikan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang telah membimbing kami. Juga kepada teman-teman yang telah ikut serta memberikan saran dan menyelesaikan pembuatan makalah ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca yang budiman.


HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Perumusan Masalah
- Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
- Apa Pengertian Alat Optik
- Penerapan Alat Optik
- Optik Mata
- Bagaimana Proses Pembentukan Bayangan Pada Retina
- Beberapa Cacat Mata
- Optik Kamera
- Lup
- Apa Pengertian Mikroskop
- Apa Pengertian Teropong
- Bagaimana Cara Kerja Teropong
BAB III
- Kesimpulan



BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Alat Optik merupakan salah satu alat modern yang berkembang dizaman ini. Ada beberapa contoh alat optik yang bisa kita temukan disekitar kita, misalnya Mikroskop, Lensa, LUP, Teropong, Kamera dan masih banyak lagi. Bahkan pada mata kita terdapat susunan/komponen sangat komplek yang menjelaskan bagaimana mata dapat melihat, bentuk gambar yang ada didalam mata, serta cara kerja berkonsep seperti cermin.

2.Perumusan Masalah

     a. Apa pengertian Alat Optik ?
b. Penerapan Alat Optik ?
c. Optik Mata ?
d. Bagaimana proses Pembentukan Bayangan Pada Retina ?
e. Beberapa Cacat Mata ?
f.  Optik Kamera ?
g. Lup ?
h. Apa Pengertian Mikroskop ?
i.  Apa Pengertian Teropong ?
j.  Bagaimana Cara Kerja Teropong ?

3.Tujuan Penulisan

     a. Dapat menambah wawasan bagi pembaca
b. Dapat membantu pembaca dalam mengerjakan tugas dari guru/dosen
c. Dapat digunakan sebagai media belajar

BAB II PEMBAHASAN

a. Pengertian Alat Optik

Alat optik adalah alat yang salah satu atau lebih komponennya menggunakan benda optik, contoh dari benda optik tersebut seperti, lensa, cermin, prisma atau serat optik.

b. Penerapan Alat Optik

Penerapan alatat optik dalam kehidupan sehari-hari dapat kita jumpai dengan mudah. Diantaranya pada kamera untuk memotret objek/gambar, lup untuk melihat benda-benda agar terlihat lebih besar, mikroskop yang digunakan sebagai alat untuk mengamati sel atau jaringan kecil dimana sangat tidak memungkinkan dilihat dengan mata telanjang.

c. Optik Mata

Mata merupakan salah satu contoh alat optik yang dalam pemakaian atau cara kerjanya mirip dengan cermin. Pada mata terdapat berbagai macam bagian pendukung. Pertama adalah kornea yang berfungsi untuk melindungi permukaan mata dari kontak dengan udara luar. Selain itu, pada mata terdapat iris. 



Ini adalah selaput tipis yang berperan untuk mengatur kebutuhan cahaya dalam pembentukan bayangan. Bagian ketiga adalah lensa, berfungsi untuk memfokuskan bayangan pada retina. Pada bagian ke empat adalah retina, yang berfungsi sebagai layar dalam menangkap bayangan benda, ditempat ini terdapat simpul-simpul syaraf optik. Bagian terakhir adalah otot siliar yang berperan untuk mengatur daya akomodasi mata.

d. Proses pembentukan bayangan pada mata

Cahaya dapat berasal langsung dari sumber cahaya atau berasal dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yang ada disekeliling kita. Cahaya masuk menembus kornea, lalu melewati lensa mata, dan akhirnya sampai keretina. Bayangan benda bersifat nyata, terbalik, diperkecil. 


Bayangan itu merupakan rangsangan atau informasi yang dibawa oleh syaraf penglihatan menuju pusat syaraf di otak. Di otak, rangsangan ini ditafsirkan dan barulahkemudian kita mendapat kesan melihat benda. Bagaimana cara lensa mengatur agar bayangan benda tepat jatuh diretina ?

Lensa mengatur penyesuaian terhadap jarak benda dengan jalan mengatur cembung dan pipihnya lensa sehingga bayangan jatuh diretina. Proses itu disebut berakomodasi. Apabila jarak benda sangat dekat, lensa akan mencembung. Sebaliknya bila jarak benda jauh, maka lensa mata akan memipih. 



Saat lensa mata dalam keadaan secembung-cembungnya maka dikatakan berakomodasi maksimum. Sebaliknya, lensa mata dalam keadaan sepipih-pipihnya, dikatakan berakomodasi minimum atau tidak berakomodasi.

e.Beberapa Cacat Mata


     1.      Rabun Jauh ( Miopi ) adalah mata tidak dapat melihat benda-benda jauh dengan jelas. Disebut juga dengan mata berpenglihatan dekat. Penyebabnya adalah terbiasa melihat sangat dekat sehingga lensa mata menebal. Miopi sering dialamti oleh tukang jahit, arloji, orang yang suka baca buku ( kutu buku ) dan lain-lain. Untuk mata normal ( emetropi ) melihat benda  jauh dengan akomodasi yang sesuai, sehingga bayangan jatuh tepat pada retina. Mata miopi melihat benda jauh bayangan jatuh didepan retina, karena lensa mata terbiasa tebal. Mata miopi bisa ditolong dengan kacamata lensa cekung ( negatif ).

2.      Rabun dekat ( Hipermetropi ) adalah mata tidak bisa nelihat benda-benda dekat dengan jelas. Disebut juga dengan mata berpenglihatan jauh. Rabun dekat memiliki titik dekat yang lebih jauh daripada jarak baca normal. Penyebabnya adalah terbiasa melihat jauh sehingga lensa mata memipih. Rabun dekat sering dialami oleh seorang penerbang ( pilot ), pelaut, sopir, dan lain-lain. Mata hipermetropi dapat ditolong dengan kaca mata lensa cembung ( positif ).

3.      Mata Tua ( Presbiopi ) adalah keadaan dimana mata tidak dapat melihat dengan jelas benda-benda yang jauh dan benda-benda yang berjarak baca normal. Hal ini disebabkan karena daya akomodasi telah berkurang akibat lanjut usia ( tua ). Pada mata tua, titik dekat dan titik jauh keduannya telah bergeser. Mata tua dapat ditolong dengan menggunakan kacamata berlensa rangkap.

4.      Astigmatisma ( Mata Silindris ) adalah cacat mata yang disebabkan karena kornea mata tidak berbentuk sferik ( irisan bola ), melainkan lebih melengkung pada satu bidang dibanding bidang lain. Akibatnya benda yang berupa titik difokuskan sebagai garis. Mata astigmatisma juga memfokuskan  sinar-sinar pada bidang vertikal lebih pendek dari sinar-sinar pada bidang horizontal. Ini dapat ditolong dengan kacamata silindris.

F. Optik Kamera

Kamera merupakan bagian alat optik yang memindahkan/mengambil gambar dan menyimpannya dalam bentuk file, film, maupun print-out. Kamera menggunakan lensa positif dalam membentuk bayangan. Sifat bayangan yang dibentuk kamera adalah nyata, terbalik, diperkecil.


Makalah Alat Optik

Berikut ini adalah bagian-bagian kamera :


  1. Diafragma
  2. Pengatur diafragma
  3.  Ruang kedap cahaya ( gelap )
  4.  Pelat film
  5.  Tombol pembuka/penutup masuknya cahaya.


Selain itu kamera mempunyai prinsip kerja, yaitu dengan dengan mengarahkan lensa kamera kepada benda yang akan dipotret, anda akan dapat mellihat melalui celah belakang kamera apakah bayangan sudah tepat atau belum. Jika akomodasi lensa belum tepat sepenuhnya, lensa dapat diputar maju atau mundur sampai didapatkan objek yang tepat. Selanjutnya tombol ditekan. 

Bersamaan dengan itu, cahaya yang berasal dari bayangan akan masuk. Setelah cahaya merambat melalui ruang gelap maka akan mengenai pelat film. Ruang gelap harus rapat. Pelat film merupakan bahan khusus yang mengandung celluiloid dari perak bromida sehingga sangat peka terhadap cahaya serta dapat membekas ( merekam ).
Diafragma dapat diukur dengan cakupan cahaya yang kita inginkan.

g. Optik LUP

Lup adalah alat optik yang memiliki fungsi untuk memperbesar bayangan benda. Lensa yang digunakan pada lup adalah lensa cembung. Bayangan yang dibentuk oleh lup memiliki sifat maya, tegak, diperbesar.
Ada dua cara dalam menggunakan lup, yaitu :

Dengan cara berakomodasi maksimum

Pada mata berakomodasi maksimum :·         
Si = -PP = -Sn

Perbesaran sudut atau perbesaran angular.

2. Dengan cara mata tidak berakomodasi.

Si = -PR r

So = f

Perbesaran sudut :
M         = Perbesaran sudut
PP       = Titik dekat mata dalam meter
F         = Jarak fokus lup dalam meter

h. Mikroskop

Mikroskop adalah alat optik yang terdiri dari dua buah lensa cembung ( lensa positif ). Lensa yang dekat dengan benda ( objek ) disebut lensa objektif, sedangkan lensa yang dekat dengan mata disebut lensa okuler. Jarak fokus lensa okuler lebih besar dibandingkan dengan lensa objektif.

Prinsip kerja mikroskop yaitu :


1.Lensa objektif berfungsi untuk pembentukan bayangan pertama dan menentukan sturktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir serta berkemampuan untuk memperbesar bayangan objek sehingga dapat memiliki nilai “apertura” yaitu suatu ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.

2.Lensa okuler berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif berkisar antara 4 sampai 25 kali. Lensa ini terdapat dibagian ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat.

3.Lensa kondensor adalah lensa yang berfungsi untuk mendukung terciptanya pencahayaan pada objek yang akan dilihat sehingga dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya yang maksimal.

i.    Teropong
Teropong adalah alat optik yang terdiri atas 2 buah lensa cembung ( sebagian lensa okuler dan lensa objektif ), dan juga sepasang dua prisma kaca siku-siku sama kaki. Sepasang prisma ditempatkan berhadapan, berfungsi untuk membelokkan arah cahaya serta membalikkan bayangan. 

Bayangan yang berbentuk sifat objektif bersifat nyata, terbalik, serta diperkecil. Bayangan ini dibalikkan oleh sepasang prisma siku-siku tadi sehingga bayangan akan terlihat maya, diperbesar dan tegak. Perbesaran yang diperoleh dengan memakai teropong prisma sama dengan teropong bumi.


Keuntungan praktis dari teropong prisma sama dengan teropong bumi :

1. Menghasilkan bayangan yang terang, karena berkas cahaya dipantulkan sempurna oleh bidang-bidang prisma.

2. Dapat dibuat sangat pendek sekali, karena sinarnya bolak balik 3 kali melalui jarak yang sama dan dipantulkan sebanyak 4 kali oleh 2 prisma.

3. Daya stereoskopis diperbesar, 2 mata dapat melihat secara bersamaan.

4. Dengan adanya prisma arah cahaya yang telah dibalikkan sehingga terlihat bayangan akhir bersifat maya, diperbesar dan tegak


Cara kerja teropong :
Prinsip utama kerja teropong adalah lensa objektif membentuk bayangan nyata dari sebuah obyek jauh dan lensa okuler berfungsi sebagai lup. Dengan demikian cara mengamati objek apakah mau dengan cara berakomodasi maupun tidak berakomodasi tergantung dari posisi lensa okulernya. Oleh karena itu jarak antara objektif dan okuler dapat diubah. Panjang teropong adalah jarak antara lensa obyektif dengan lensa okulernya.

BAB III PENUTUP

Kesimpulan

Alat optik adalah alat yang salah satu atau lebih komponennya menggunakan benda optik, contoh dari benda optik tersebut seperti, lensa, cermin, prisma atau serat optik. Alat ini bergantung kepada penggunaan lensa, baik cembung ataupun cekung. Dengan terciptanya alat ini dapat membantu orang untuk mempermudah pekerjaan mereka.


Semoga contoh makalah di atas dapat membantu teman-teman semua dalam mengerjakan tugas dari guru pengajar. Selalu rajin belajar dan untuk contoh lain silahkan anda dapat mencari di bagian kategori. Salam hebat luar biasa.

Berikut beberapa link referensi fungsi alat optik:


Optical Instruments https://byjus.com/physics/optical-instruments/
Ilmu Pengetahuan Alam 
Sumber Gambar : yiss.byethost31.com



Belum ada Komentar untuk "Makalah Fisika Tentang Alat Optik"

Posting Komentar